Selasa, 10 Mei 2016

psi. pendidikan



                              TUGAS PSIKOLOGI PENDIDIKAN
                           Perangkat Untuk Mengajar Secara Efektif



              



Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Pendidikan
Oleh :
          Ario Setto    ( 41183507140023)
R.Tubagus Rifki P( 41183507140019 )

Program Studi Psikologi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Islam “45” Bekasi
2015










Kata Pengantar

  Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Saya panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang Perangkat Untuk Mengajar Secara Efektif.

    Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
   
    Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
   
    Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang beryukur dan manfaatnya untuk masyarakat ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
   
                                                                                      Bekasi,  Maret 2016
   
                                                                                                  Penyusun
Bab I  Latar Belakang Perangkat Untuk Mengajar Secara Efektif
1.1 Pendahuluan
    Dalam melakukan pengajaran secara efektif sebagai pengajar kita perlu memberi perhatian pada bagaimana cara belajar, bukan pada untuk apa belajar. Murid mungkin tak pernah tahu beberapa fakta tertentu, tetapi murid selalu butuh tahu bagaimana cara belajar. Ajari murid tentang cara membaca untuk mendapatkan pemahaman, bagaimana menyusun gagasan, bagaimana cara menguasai mata pelajaran yang sulit, bagaimana cara menguasai mata pelajaran yang sulit, dan bagaimana cara menuangkan pemikiran secara jelas melalui tulisan.
    Belakangan ini telah dilakukan riset tentang gaya mengajar dan riset pembentukan kecerdasan. Bacalah riset itu. Yang harus diingat adalah murid harus mau berpikir sendiri. Tugas Anda adalah mengajari mereka cara berpikir dan memberi alat yang diperlukan untuk itu. Murid Anda biasanya akan kagum pada kecerdasan mereka sendiri. Jadi, Anda tak perlu menunjukan pada mereka bahwa diri Anda pintar.
     Anda punya potensi untuk menjadi guru yang hebat. Anda jangan pernah patah arang sebelum mulai. Saat Anda belajar seni mengajar, Anda memang butuh kerja keras.
Dalam kutipan di pembuka bab buku “Psikologi Pendidikan : Perangkat Untuk Mengajar Secara Efektif”, Christa McAuliffe mengatakan bahwa ketika dia menyentuh masa depan, dia mengajar. Sebagai seorang guru, Anda akan menyentuh masa depan dalam masyarakat mana pun.



1.2 Latar Belakang Historis
Psikologi adalah bidang studi ilmiah tentang perilaku dan proses mental. Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Bidang psikologi pedidikan didirikan oleh beberapa perintis bidang psikologi awal abad ke-20. Ada tiga perintis terkemuka yang muncul di awal sejarah psikologi.

·        William James (1842-1910) Memberikan serangkaian kuliah yang bertajuk “Talks to Teacher”(James, 1899/1993). Dalam kuliah ini dia mendiskusikan aplikasi psikologi untuk mendidik anak. James mengatakan bahwa eksperimen psikologi di labarotorium tidak bisa menjelaskan kepada kita bagaimana cara mengajar anak secara efektif. Dia menegaskan pentingnya mempelajari proses belajar dan mengajar di kelas guna meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu rekomendasinya adalah mulai mengajar pada titik yang sedikit lebih tinggi di atas tingkat pengetahuan  dan pemahaman anak dengan tujuan untuk memperluas cakrawala pemikiran anak.

·        John Dewey (1859-1952) Dia menjadi motor penggerak untuk mengaplikasikan psikologi di tingkat praktis. Dewey membangun psikologi pendidikan pertama di AS, di Universitas Chicago, pada tahun 1894. Dewey berpendapat bahwa anak sebagai pembelajar yang aktif. Dewey percaya bahwa anak-anak akan belajar dengan lebih baik jika merea aktif. Dewey percaya bahwa anak-anak seharusnya tidak hanya mendapat pelajaran akademik saja, tetapi juga harus diajari cara untuk berpikir dan beradaptasi dengan dunia di luar sekolah.

·        E.L. Thorndike (1874-1949) Yang memberi banyak perhatian pada penilaian dan pengukuran dan perbaikan dasar-dasar belajar secara ilmiah. Thorndike berpendapat bahwa salah satu tugas pendidikan di sekolah yang paling penting adalah menanamkan keahlian penalaran anak.


1.3 Tujuan
Dengan makalah ini kami bertujuan untuk menambahkan wawasan pembaca mengenai “Psikologi Pendidikan” penulis berharap akan dapat memberikan wahana pengetahuan bagi pembaca berkaitan dengan Mengajar Secara Efektif.
Makalah ini disusun untuk membahas Psikologi Pendidikan. Sehingga kita mengetahui Mengajar Secara Efektif sehingga dijadikan pedoman dalam pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari.
Makalah ini kami susun untuk memenuhi tugas yang di berikan oleh dosen Ibu Lucky Purwantini, S.Psi.,M.A. kami berharap semoga makalah ini dapat berguna untuk proses belajar.




1.4 Ruang Lingkup
Untuk menghindari keluarnya dari pembahasan, maka akan ditentukan ruang lingkup pembahasan makalah ini, sebagai berikut:
1.      Cara Mengajar Yang Efektif
2.      Riset Dalam Psikologi Pendidikan


BAB II PEMBAHASAN
2.1 Cara Mengajar Yang Efektif          
          Karena mengajar adalah hal yang kompleks dank karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara tunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal (Diaz,1997). Guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal ini membutuhkan dua hal utama: (1) pengetahuan dan keahlian professional, dan (2) komitmen dan motivasi.

        2.1.1 Pengetahuan dan Keahlian Profesional
        Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan mengajar yang baik. Guru yang efektif memiliki strategi pengajaran yang baik dan didukung oleh metode penetepan tujuan, rancangan pengajaran, dan manajemen kelas. Mereka tahu bagaimana memotivas, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid dari beragam latar belakang kultural. Mereka juga memahami cara menggunakan teknologi yang tepat guna di dalam kelas.

Pengetahuan yang harus dimiliki Guru untuk mengajar yang efektif :
·         Penguasaan Materi Pelajaran
·         Strategi Pengajaran
·         Penetapan Tujuan dan Keahlian Perencanaan Instruksional


Keahlian yang harus dimiliki Guru untuk mengajar yang efektif :             
·         Keahlian Manajemen Kelas
·         Keahlian Motivasional
·         Keahlian Komunikasi
·         Bekerja Secara Efektif dengan Murid dari Latar Belakang Kultural Yang Berbeda
·         Keahlian Teknologi




      2.2.2 Komitmen dan Motivasi

       Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen dan motivasi. Aspek ini mencakup sikap yang baik dan perhatian kepada murid.
Guru pemula sering kali melaporkan bahwa dibutuhkan investasi waktu dan usaha yang besar untuk menjadi guru yang efektif. Beberapa guru, bahkan yang berpengalaman sekalipun, melaporkan bahwa mereka seperti “tidak punya punya kehidupan” mulai bulan September sampai juni. Bahkan memberi tambahan jam pada malam dan akhir pecan di luar jam kelas, mungkin masih kurang cukup. Menghadapi tuntutan ini, kita mudah merasa frustasi. Komitmen dan motivasi dapat membantu guru yang efektif melewati masa-masa sulit dan melelahkan dalam mengajar. Guru yang efektif juga punya kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka dan tidak akan membiarkan emosi negative melunturkan motivasi mereka.


       2.2.3 Menjadi Guru yang Efektif

1.      Pengajaran yang efektif mensyaratkan agar guru menguasai banyak keahlian. Kita mudah terjebak dalam pemikiran bahwa jika Anda menguasai mata pelajaran, maka otomatis Anda bisa mengajar dengan efektif. Tetapi sebenarnya guru yang efektif membutuhkan beragam keahlian.
2.      Sering-seringlah memperluas perspektif Anda. Anda harus yakin bahwa Anda bisa menjadi guru efektif sebagaimana yang Anda inginkan. Cobalah melihat sesuatu sebagaimana murid Anda melihat, dan cari tahu bagaimana murid-murid memandang diri Anda. Curahkan hati dan pikiran Anda untuk membantu murid membangun kemampuan memperluas perspektif.

  

2.2  Riset Dalam Psikologi Pendidikan

Riset bisa menjadi sumber informasi berharga untuk memahami strategi mengajar. Kita akan menguraikan mengapa riset itu penting dan bagaimana riset itu dilakukan, termasuk cara agar Anda dapat menjadi guru sekaligus periset.

Mengapa Riset Itu Penting?

Kadang-kadang dikatakan bahwa pengalaman adalah guru yang penting. Pengalaman Anda dan pengalaman orang lain, pengalaman administrator, dan para periset bisa membuat Anda menjadi guru yang efektif. Akan tetapi, selain itu, riset yang memberikan informasi yang valid tentang cara terbaik untuk mengajar bisa membuat Anda menjad guru yang lebih baik(Fraenkel & Wallen, 2000).

Kita semua mendapatkan banyak pelajaran dari pengalaman pribadi. Kita membuat kesimpulan dari apa yang kita amati, dan sering kali kita menjumpai  “kebenaran-kebenaran”yang akan kita ingat selamanya. Tetapi, seberapa validkah kesimpulan kita ini? Terkadang kita keliru dalam melakukan pengamatan dan menafsirkannya secara salah. Kadang-kadang Anda menganggap banyak situasi yang menurut Anda keliru dalam memahaminya. Ketika kita menafsirkan informasi berdasarkan pengalaman personal, kita juga tidak sepenuhnya objektif karena kita terkadang membuat penilaian yang dipengaruhi oleh ego dan harga diri kita (McMillan, 2000; McMillan & Wergin, 2002).






BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

Dengan mengetahui metode pengajaran yang efektif, maka pengajar akan lebih mudah membuat suasana kelas menjadi pembelajaran yang aktif. Dimana murid-murid bertanya kepada guru karena antusias mereka terlihat di saat murid-murid mulai aktif bertanya pada saat pelajaran berlangsung. Dalam jurnal yang saya baca dalam jurnal berjudul “North Dakota Public School
AdministratorS' Perceptions of Effective Teaching Attributes
” yang berisi :
“ Kebutuhan guru yang efektif tidak pernah lebih besar, terutama dalam iklim
tinggi pengujian saham dan akuntabilitas. Setiap kelas membutuhkan guru yang efektif untuk
memfasilitasi pertumbuhan dan pembelajaran pada siswa. atribut apa yang dimiliki oleh kualitas
guru? Penelitian TM diperiksa di persepsi sekolah umum North Dakota
administrator mengenai atribut pengajaran yang efektif.
Sebuah instrumen survei dikembangkan oleh peneliti berdasarkan efektif
atribut mengajar diidentifikasi dalam literatur. Instrumen survei didistribusikan ke
593 administrator sekolah umum North Dakota yang berlangganan negara
listserv administrator. Sebuah skala lima poin digunakan untuk mengukur responden
persepsi atribut pengajaran yang efektif. Data persepsi ini kemudian dibandingkan
untuk atribut diidentifikasi dalam literatur. Data yang diberikan kemudian berkorelasi dengan
menentukan hubungan antara atribut pengajaran yang efektif yang diidentifikasi sebagai
dirasakan oleh North Dakota administrator sekolah umum.
Tiga atribut pengajaran yang efektif diidentifikasi oleh nilai rata-rata komposit
North Dakota administrator sekolah umum yang pengetahuan subjek, komunikasi
keterampilan, dan keterampilan fasilitasi. Serangkaian tes t untuk sarana independen selesai
yang mengungkapkan bahwa, dibandingkan dengan rekan-rekan pria mereka administrator perempuan
mempertimbangkan umpan balik, keterampilan fasilitasi, aktif mengajar, refleksi diri, organisasi, dan aku.

PREVIEW
profesionalisme sebagai lebih diinginkan untuk calon mengajar. Satu arah ANOVAs
dihitung yang menunjukkan bahwa North Dakota administrator sekolah umum yang memiliki
15 atau lebih tahun pengalaman lebih tertarik pada calon mengajar yang mampu
untuk memfasilitasi ruang kelas dan melibatkan siswa dalam pengajaran aktif dan belajar dari yang administrator berpengalaman dengan lima atau lebih sedikit tahun pengalaman. Satu arah
ANOVA dihitung yang menunjukkan bahwa administrator of North Dakota publik
sekolah dengan lebih dari 1.000 siswa melihat umpan balik, keterampilan fasilitasi, aktif
mengajar, refleksi diri, dan profesionalisme sebagai lebih penting daripada
administrator sekolah dengan 500 atau lebih sedikit siswa. Serangkaian satu arah ANOVAs
dihitung yang menunjukkan bahwa posisi administrasi memiliki sedikit pengaruh pada Utara
lihat Dakota administrator sekolah umum 'mengajar yang efektif. Akhirnya, dua ekor
korelasi dihitung untuk menentukan hubungan antara efektif
mengajar atribut. korelasi mengungkapkan bahwa delapan dari 10 dari efektif
atribut mengajar berkorelasi positif.”


Dari jurnal tersebut bahwa salah satu sekolah di Amerika menginginkan tenaga pengajar yang mampu menciptakan ruangan kelas yang nyaman agar proses mengajar menjadi efektif. Dapat disimpulkan mengajar efektif sangat penting sekali dalam proses pemebelajaran.




BAB IV SIMPULAN DAN SARAN


A.    Simpulan

1.      Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.
2.      Karena mengajar adalah hal yang kompleks dank karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara tunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal (Diaz,1997).
3.       Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan mengajar yang baik.
4.      Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen dan motivasi.



B.     Saran

1.      Perlu adanya motivasi yang sangat kuat dalam diri seorang pengajar untuk mengajar secara efektif.
2.      Perlu menguasai materi dan beberapa keahlian mengajar yang baik. Agar dalam proses belajar-mengajar menjadi nyaman untuk para murid.
3.      Dalam melakukan pengajaran secara efektif sebagai pengajar kita perlu memberi perhatian pada bagaimana cara belajar, bukan pada untuk apa belajar.













DAFTAR PUSTAKA

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan (2ed.). Jakarta:Kencana.

Olson, Jeremiah. 2010. Dalam Jurnal “North Dakota Public School
Administrators’ Perceptions of Effective teaching Attributes”. Jurnal Pendidikan, 2(12): 1-12.























Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan. Atau di kosongkan bila anda tidak ingin menampilkan pesan komentar.