TUGAS PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Perangkat Untuk
Mengajar Secara Efektif
Disusun
untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi
Pendidikan
Oleh
:
Ario
Setto ( 41183507140023)
R.Tubagus
Rifki P(
41183507140019 )
Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas
Islam “45” Bekasi
2015
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih
lagi Maha Panyayang, Saya panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya,
yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang Perangkat Untuk Mengajar Secara
Efektif.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang beryukur dan manfaatnya untuk masyarakat ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Bekasi, Maret 2016
Penyusun
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang beryukur dan manfaatnya untuk masyarakat ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Bekasi, Maret 2016
Penyusun
Bab I Latar
Belakang Perangkat Untuk Mengajar
Secara Efektif
1.1 Pendahuluan
Dalam
melakukan pengajaran secara efektif sebagai pengajar kita perlu memberi
perhatian pada bagaimana cara belajar, bukan pada untuk apa belajar. Murid
mungkin tak pernah tahu beberapa fakta tertentu, tetapi murid selalu butuh tahu
bagaimana cara belajar. Ajari murid tentang cara membaca untuk mendapatkan
pemahaman, bagaimana menyusun gagasan, bagaimana cara menguasai mata pelajaran
yang sulit, bagaimana cara menguasai mata pelajaran yang sulit, dan bagaimana
cara menuangkan pemikiran secara jelas melalui tulisan.
Belakangan
ini telah dilakukan riset tentang gaya mengajar dan riset pembentukan
kecerdasan. Bacalah riset itu. Yang harus diingat adalah murid harus mau
berpikir sendiri. Tugas Anda adalah mengajari mereka cara berpikir dan memberi
alat yang diperlukan untuk itu. Murid Anda biasanya akan kagum pada kecerdasan
mereka sendiri. Jadi, Anda tak perlu menunjukan pada mereka bahwa diri Anda
pintar.
Anda punya
potensi untuk menjadi guru yang hebat. Anda jangan pernah patah arang sebelum
mulai. Saat Anda belajar seni mengajar, Anda memang butuh kerja keras.
Dalam kutipan di pembuka bab buku “Psikologi Pendidikan : Perangkat Untuk
Mengajar Secara Efektif”, Christa McAuliffe mengatakan bahwa ketika dia
menyentuh masa depan, dia mengajar. Sebagai seorang guru, Anda akan menyentuh
masa depan dalam masyarakat mana pun.
1.2
Latar Belakang Historis
Psikologi adalah
bidang studi ilmiah tentang perilaku dan proses mental. Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi
yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam
lingkungan pendidikan. Bidang psikologi pedidikan didirikan oleh beberapa
perintis bidang psikologi awal abad ke-20. Ada tiga perintis terkemuka yang
muncul di awal sejarah psikologi.
·
William James (1842-1910) Memberikan serangkaian
kuliah yang bertajuk “Talks to Teacher”(James, 1899/1993). Dalam kuliah ini dia
mendiskusikan aplikasi psikologi untuk mendidik anak. James mengatakan bahwa
eksperimen psikologi di labarotorium tidak bisa menjelaskan kepada kita bagaimana
cara mengajar anak secara efektif. Dia menegaskan pentingnya mempelajari proses
belajar dan mengajar di kelas guna meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu
rekomendasinya adalah mulai mengajar pada titik yang sedikit lebih tinggi di
atas tingkat pengetahuan dan pemahaman
anak dengan tujuan untuk memperluas cakrawala pemikiran anak.
·
John Dewey (1859-1952) Dia menjadi motor penggerak
untuk mengaplikasikan psikologi di tingkat praktis. Dewey membangun psikologi
pendidikan pertama di AS, di Universitas Chicago, pada tahun 1894. Dewey berpendapat
bahwa anak sebagai pembelajar yang aktif. Dewey percaya bahwa anak-anak akan
belajar dengan lebih baik jika merea aktif. Dewey percaya bahwa anak-anak
seharusnya tidak hanya mendapat pelajaran akademik saja, tetapi juga harus
diajari cara untuk berpikir dan beradaptasi dengan dunia di luar sekolah.
·
E.L. Thorndike (1874-1949) Yang memberi banyak
perhatian pada penilaian dan pengukuran dan perbaikan dasar-dasar belajar
secara ilmiah. Thorndike berpendapat bahwa salah satu tugas pendidikan di
sekolah yang paling penting adalah menanamkan keahlian penalaran anak.
1.3 Tujuan
Dengan makalah
ini kami bertujuan untuk menambahkan wawasan pembaca mengenai “Psikologi
Pendidikan” penulis berharap akan dapat memberikan wahana pengetahuan bagi
pembaca berkaitan dengan Mengajar Secara
Efektif.
Makalah ini
disusun untuk membahas Psikologi Pendidikan. Sehingga kita mengetahui Mengajar Secara Efektif sehingga
dijadikan pedoman dalam pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari.
Makalah
ini kami susun untuk memenuhi tugas yang di berikan oleh dosen Ibu Lucky Purwantini, S.Psi.,M.A.
kami berharap semoga makalah ini dapat berguna untuk proses belajar.
1.4 Ruang Lingkup
Untuk
menghindari keluarnya dari pembahasan, maka akan ditentukan ruang lingkup
pembahasan makalah ini, sebagai berikut:
1. Cara Mengajar
Yang Efektif
2. Riset Dalam
Psikologi Pendidikan
BAB
II PEMBAHASAN
2.1
Cara Mengajar Yang Efektif
Karena mengajar adalah hal
yang kompleks dank karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara
tunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal (Diaz,1997). Guru harus
menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara
fleksibel. Hal ini membutuhkan dua hal utama: (1) pengetahuan dan keahlian
professional, dan (2) komitmen dan motivasi.
2.1.1
Pengetahuan dan Keahlian Profesional
Guru yang efektif menguasai
materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan mengajar yang baik. Guru yang
efektif memiliki strategi pengajaran yang baik dan didukung oleh metode
penetepan tujuan, rancangan pengajaran, dan manajemen kelas. Mereka tahu
bagaimana memotivas, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid
dari beragam latar belakang kultural. Mereka juga memahami cara menggunakan
teknologi yang tepat guna di dalam kelas.
Pengetahuan yang harus
dimiliki Guru untuk mengajar yang efektif :
·
Penguasaan Materi Pelajaran
·
Strategi Pengajaran
·
Penetapan Tujuan dan Keahlian Perencanaan
Instruksional
Keahlian yang harus dimiliki
Guru untuk mengajar yang efektif :
·
Keahlian Manajemen Kelas
·
Keahlian Motivasional
·
Keahlian Komunikasi
·
Bekerja Secara Efektif dengan Murid dari Latar
Belakang Kultural Yang Berbeda
·
Keahlian Teknologi
2.2.2 Komitmen dan Motivasi
Menjadi guru yang efektif
juga membutuhkan komitmen dan motivasi. Aspek ini mencakup sikap yang baik dan
perhatian kepada murid.
Guru pemula sering kali melaporkan bahwa dibutuhkan
investasi waktu dan usaha yang besar untuk menjadi guru yang efektif. Beberapa
guru, bahkan yang berpengalaman sekalipun, melaporkan bahwa mereka seperti
“tidak punya punya kehidupan” mulai bulan September sampai juni. Bahkan memberi
tambahan jam pada malam dan akhir pecan di luar jam kelas, mungkin masih kurang
cukup. Menghadapi tuntutan ini, kita mudah merasa frustasi. Komitmen dan
motivasi dapat membantu guru yang efektif melewati masa-masa sulit dan
melelahkan dalam mengajar. Guru yang efektif juga punya kepercayaan diri
terhadap kemampuan mereka dan tidak akan membiarkan emosi negative melunturkan
motivasi mereka.
2.2.3 Menjadi Guru yang Efektif
1.
Pengajaran yang efektif mensyaratkan agar guru
menguasai banyak keahlian. Kita mudah terjebak dalam pemikiran bahwa jika Anda
menguasai mata pelajaran, maka otomatis Anda bisa mengajar dengan efektif.
Tetapi sebenarnya guru yang efektif membutuhkan beragam keahlian.
2. Sering-seringlah
memperluas perspektif Anda. Anda harus yakin bahwa Anda bisa menjadi guru
efektif sebagaimana yang Anda inginkan. Cobalah melihat sesuatu sebagaimana
murid Anda melihat, dan cari tahu bagaimana murid-murid memandang diri Anda.
Curahkan hati dan pikiran Anda untuk membantu murid membangun kemampuan
memperluas perspektif.
2.2 Riset Dalam Psikologi Pendidikan
Riset bisa menjadi sumber informasi berharga untuk
memahami strategi mengajar. Kita akan menguraikan mengapa riset itu penting dan
bagaimana riset itu dilakukan, termasuk cara agar Anda dapat menjadi guru
sekaligus periset.
Mengapa Riset
Itu Penting?
Kadang-kadang dikatakan bahwa pengalaman adalah guru
yang penting. Pengalaman Anda dan pengalaman orang lain, pengalaman administrator,
dan para periset bisa membuat Anda menjadi guru yang efektif. Akan tetapi,
selain itu, riset yang memberikan informasi yang valid tentang cara terbaik
untuk mengajar bisa membuat Anda menjad guru yang lebih baik(Fraenkel &
Wallen, 2000).
Kita semua mendapatkan banyak pelajaran dari
pengalaman pribadi. Kita membuat kesimpulan dari apa yang kita amati, dan
sering kali kita menjumpai
“kebenaran-kebenaran”yang akan kita ingat selamanya. Tetapi, seberapa
validkah kesimpulan kita ini? Terkadang kita keliru dalam melakukan pengamatan
dan menafsirkannya secara salah. Kadang-kadang Anda menganggap banyak situasi
yang menurut Anda keliru dalam memahaminya. Ketika kita menafsirkan informasi
berdasarkan pengalaman personal, kita juga tidak sepenuhnya objektif karena
kita terkadang membuat penilaian yang dipengaruhi oleh ego dan harga diri kita
(McMillan, 2000; McMillan & Wergin, 2002).
BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN
Dengan
mengetahui metode pengajaran yang efektif, maka pengajar akan lebih mudah
membuat suasana kelas menjadi pembelajaran yang aktif. Dimana murid-murid
bertanya kepada guru karena antusias mereka terlihat di saat murid-murid mulai
aktif bertanya pada saat pelajaran berlangsung. Dalam jurnal yang saya baca
dalam jurnal berjudul “North Dakota Public School
AdministratorS' Perceptions of Effective Teaching Attributes” yang berisi :
AdministratorS' Perceptions of Effective Teaching Attributes” yang berisi :
“ Kebutuhan
guru yang efektif tidak pernah lebih besar, terutama dalam iklim
tinggi pengujian saham dan akuntabilitas. Setiap kelas membutuhkan guru yang efektif untuk
memfasilitasi pertumbuhan dan pembelajaran pada siswa. atribut apa yang dimiliki oleh kualitas
guru? Penelitian TM diperiksa di persepsi sekolah umum North Dakota
administrator mengenai atribut pengajaran yang efektif.
Sebuah instrumen survei dikembangkan oleh peneliti berdasarkan efektif
atribut mengajar diidentifikasi dalam literatur. Instrumen survei didistribusikan ke
593 administrator sekolah umum North Dakota yang berlangganan negara
listserv administrator. Sebuah skala lima poin digunakan untuk mengukur responden
persepsi atribut pengajaran yang efektif. Data persepsi ini kemudian dibandingkan
untuk atribut diidentifikasi dalam literatur. Data yang diberikan kemudian berkorelasi dengan
menentukan hubungan antara atribut pengajaran yang efektif yang diidentifikasi sebagai
dirasakan oleh North Dakota administrator sekolah umum.
Tiga atribut pengajaran yang efektif diidentifikasi oleh nilai rata-rata komposit
North Dakota administrator sekolah umum yang pengetahuan subjek, komunikasi
keterampilan, dan keterampilan fasilitasi. Serangkaian tes t untuk sarana independen selesai
yang mengungkapkan bahwa, dibandingkan dengan rekan-rekan pria mereka administrator perempuan
mempertimbangkan umpan balik, keterampilan fasilitasi, aktif mengajar, refleksi diri, organisasi, dan aku.
tinggi pengujian saham dan akuntabilitas. Setiap kelas membutuhkan guru yang efektif untuk
memfasilitasi pertumbuhan dan pembelajaran pada siswa. atribut apa yang dimiliki oleh kualitas
guru? Penelitian TM diperiksa di persepsi sekolah umum North Dakota
administrator mengenai atribut pengajaran yang efektif.
Sebuah instrumen survei dikembangkan oleh peneliti berdasarkan efektif
atribut mengajar diidentifikasi dalam literatur. Instrumen survei didistribusikan ke
593 administrator sekolah umum North Dakota yang berlangganan negara
listserv administrator. Sebuah skala lima poin digunakan untuk mengukur responden
persepsi atribut pengajaran yang efektif. Data persepsi ini kemudian dibandingkan
untuk atribut diidentifikasi dalam literatur. Data yang diberikan kemudian berkorelasi dengan
menentukan hubungan antara atribut pengajaran yang efektif yang diidentifikasi sebagai
dirasakan oleh North Dakota administrator sekolah umum.
Tiga atribut pengajaran yang efektif diidentifikasi oleh nilai rata-rata komposit
North Dakota administrator sekolah umum yang pengetahuan subjek, komunikasi
keterampilan, dan keterampilan fasilitasi. Serangkaian tes t untuk sarana independen selesai
yang mengungkapkan bahwa, dibandingkan dengan rekan-rekan pria mereka administrator perempuan
mempertimbangkan umpan balik, keterampilan fasilitasi, aktif mengajar, refleksi diri, organisasi, dan aku.
PREVIEW
profesionalisme sebagai lebih diinginkan untuk calon mengajar. Satu arah ANOVAs
dihitung yang menunjukkan bahwa North Dakota administrator sekolah umum yang memiliki
15 atau lebih tahun pengalaman lebih tertarik pada calon mengajar yang mampu
untuk memfasilitasi ruang kelas dan melibatkan siswa dalam pengajaran aktif dan belajar dari yang administrator berpengalaman dengan lima atau lebih sedikit tahun pengalaman. Satu arah
ANOVA dihitung yang menunjukkan bahwa administrator of North Dakota publik
sekolah dengan lebih dari 1.000 siswa melihat umpan balik, keterampilan fasilitasi, aktif
mengajar, refleksi diri, dan profesionalisme sebagai lebih penting daripada
administrator sekolah dengan 500 atau lebih sedikit siswa. Serangkaian satu arah ANOVAs
dihitung yang menunjukkan bahwa posisi administrasi memiliki sedikit pengaruh pada Utara
lihat Dakota administrator sekolah umum 'mengajar yang efektif. Akhirnya, dua ekor
korelasi dihitung untuk menentukan hubungan antara efektif
mengajar atribut. korelasi mengungkapkan bahwa delapan dari 10 dari efektif
atribut mengajar berkorelasi positif.”
Dari
jurnal tersebut bahwa salah satu sekolah di Amerika menginginkan tenaga
pengajar yang mampu menciptakan ruangan kelas yang nyaman agar proses mengajar
menjadi efektif. Dapat disimpulkan mengajar efektif sangat penting sekali dalam
proses pemebelajaran.
BAB IV SIMPULAN DAN SARAN
A.
Simpulan
1.
Psikologi
pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri
pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.
2.
Karena mengajar adalah hal yang kompleks dank karena
murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara tunggal untuk mengajar yang
efektif untuk semua hal (Diaz,1997).
3.
Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan
keahlian atau keterampilan mengajar yang baik.
4.
Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen
dan motivasi.
B.
Saran
1.
Perlu adanya motivasi
yang sangat kuat dalam diri seorang pengajar untuk mengajar secara efektif.
2.
Perlu menguasai
materi dan beberapa keahlian mengajar yang baik. Agar dalam proses
belajar-mengajar menjadi nyaman untuk para murid.
3.
Dalam melakukan
pengajaran secara efektif sebagai pengajar kita perlu memberi perhatian pada
bagaimana cara belajar, bukan pada untuk apa belajar.
DAFTAR PUSTAKA
Santrock,
J. W. (2007). Psikologi Pendidikan (2ed.).
Jakarta:Kencana.
Olson,
Jeremiah. 2010. Dalam Jurnal “North Dakota Public School
Administrators’ Perceptions of Effective teaching Attributes”. Jurnal Pendidikan, 2(12): 1-12.
Administrators’ Perceptions of Effective teaching Attributes”. Jurnal Pendidikan, 2(12): 1-12.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan. Atau di kosongkan bila anda tidak ingin menampilkan pesan komentar.